Ada yang Baru di Pelabuhan Patimban


 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Foto: Pelabuhan Patimban (Trio Hamdani)

Trio Hamdani

Jakarta - Sekitar tiga pekan Pelabuhan Internasional Patimban di Subang, Jawa Barat beroperasi setelah diresmikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 20 Desember 2020.

Pelabuhan ini pun mulai menyibukkan diri. Kemarin, Minggu (10/1/2021), Pelabuhan Patimban melakukan pengiriman kendaraan ke beberapa daerah di Indonesia perdana menggunakan Kapal Ro-Ro (roll on-roll off).

Data dari PT ASDP (Persero), ada 98 unit kendaraan kecil, dan 1 truk besar bermuatan 40 unit sepeda motor. Kendaraan tersebut akan diangkut menggunakan KMP Ferrindo 5 menuju Panjang, Bandar Lampung.

"Kita harus membuat Patimban ini terus makin lama makin hidup supaya ekonomi juga tambah tumbuh dengan lebih cepat, ini mulai dengan kapal Roro," kata Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kemenhub Agus Purnomo ditemui di Pelabuhan Patimban, Minggu (10/1/2021).

Layanan perdana Patimban-Panjang berangkat pada pukul 13.00 WIB dan estimasi tiba di Pelabuhan Panjang pada Senin 11 Januari pukul 09.00 WIB.

Kemudian kapal akan berangkat lagi dari Pelabuhan Panjang pada Senin pukul 20.00 WIB dan estimasi tiba di Pelabuhan Patimban kembali pada Selasa pukul 06.00 WIB.

Agus kembali menjelaskan bahwa saat ini ASDP di Pelabuhan Patimban melayani 3 rute, yakni Patimban-Banjarmasin dan Patimban-Pontianak.

Tentu saja pelabuhan kebanggaan Jokowi ini diharapkan akan semakin aktif ke ke depannya. Kemenhub akan mendorong masuknya operator kapal lainnya untuk membuka trayek di Pelabuhan Patimban.

Selain untuk ekspor-impor, pelabuhan ini juga akan melayani bongkar muat kontainer atau peti kemas. Info lengkapnya di halaman selanjutnya

Operasional Pelabuhan Patimban saat ini baru sebatas terminal kendaraan alias car terminal untuk ekspor-impor kendaraan. Namun, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menargetkan pelabuhan ini bisa melayani bongkar muat kontainer selambat-lambatnya mulai Februari.

"Kami sedang mengusahakan supaya nanti ada crane (alat bongkar muat) dan sebagainya. Saya berharap bahwa perlahan-lahan, Insyaallah mungkin pada bulan ini atau akhir bulan ini atau awal bulan depan sudah ada kargo di situ lah, selain kargo untuk mobil (yang sudah beroperasi) ini," kata Agus Purnomo.

Sebenarnya, lanjut dia, dermaga kontainer paling cepat baru siap pertengahan tahun ini yakni sebelum Juni. Tapi pihaknya akan mengupayakan agar dermaga kontainer bisa segera bergerak.

"Saya juga sudah minta kepada kawan-kawan Pelindo III, itu dermaga sudah siap 150 meter yang untuk kontainer, dan mungkin nanti portable crane yang harus disiapkan mungkin supaya ini mulai jalan," paparnya.

Atas masukan dari Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo), Agus mengatakan Pelabuhan Patimban bisa dioptimalkan dengan melayani kargo.

"Tadi kawan-kawan Aptrindo mengatakan kalau banyak kargo yang dari Jawa ini untuk luar Jawa yang bisa dioptimalkan di Pelabuhan Patimban," tambahnya. Detik Finance